Iman menambahkan, polisi telah melakukan visum. Keluarga disebut tidak keberatan dengan pemeriksaan tersebut.
“Tentunya visum sudah kami lakukan. Dan keluarga tidak keberatan untuk dilakukan visum, sehingga hasil visumnya juga sudah kami peroleh dari Rumah Sakit Polri,” jelasnya.
Sebelumnya, Iman menjelaskan sketsa wajah dua terduga pelaku dibuat berdasarkan keterangan saksi serta analisis rekaman video dan CCTV yang berada di lokasi kejadian.
“Berdasarkan keterangan saksi, didukung dengan petunjuk-petunjuk lain, selanjutnya penyidik melakukan persesuaian antara keterangan saksi dan hasil analisis digital. Didapatkan sketsa wajah yang mengarah kepada terduga pelaku pengeroyokan dan atau penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang tersebut,” kata Iman.