Pertanyaan tersebut langsung dijawab setuju oleh seluruh anggota Dewan yang hadir.
Usai pengesahan, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menyampaikan apresiasi kepada DPRD DKI Jakarta yang telah membahas dan menelaah seluruh substansi Raperda Perubahan APBD 2026.
Menurut Rano, berbagai masukan yang disampaikan DPRD selama pembahasan akan menjadi catatan bagi Pemprov DKI untuk ditindaklanjuti.
"Semangat kemitraan dan sinergi yang telah terjalin baik antara Eksekutif dan Legislatif, kiranya dapat terus diperkuat dan dioptimalkan untuk menghasilkan berbagai program kerja strategis yang bermanfaat bagi masyarakat Jakarta," kata Rano.
Rano berharap perubahan APBD tersebut dapat mendukung peningkatan perekonomian Jakarta hingga akhir 2026. Dia juga berharap seluruh program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik.
"Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, memberikan petunjuk dan bimbingannya dalam mewujudkan Jakarta sebagai Kota Global dan Pusat Perekonomian yang Berdaya Saing, Berkelanjutan, dan Menyejahterakan Seluruh Warganya," pungkasnya.
Sebelumnya, Pemprov DKI menyampaikan rancangan Perubahan APBD 2026 sebesar Rp79,59 triliun atau turun 2,13 persen dari APBD murni Rp81,32 triliun. Dalam pembahasan, penyesuaian anggaran tetap diarahkan untuk menjaga belanja pelayanan dasar, program prioritas, bantuan sosial, dan kegiatan produktif.
(Awaludin)