JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung murka atas dugaan penipuan rekrutmen atau lowongan kerja (loker) petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta atau Damkar. Ia meminta oknum yang terlibat ditindak tegas.
"Siapa pun yang melakukan itu untuk dipecat aja," kata Pramono di Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026).
"Enggak ada toleransi untuk yang seperti itu kita hidupkan di Pemerintah DKI Jakarta," tegasnya.
Sebelumnya, Wintarko Setiawan (31) menjadi korban dugaan penipuan rekrutmen petugas Dinas Gulkarmat DKI Jakarta. Ia mengaku dijanjikan kelulusan oleh seseorang yang diduga merupakan petugas Dinas Gulkarmat DKI Jakarta setelah membayar Rp70 juta.
Wintarko menceritakan kejadian ini bermula ketika dirinya bertemu dengan pelaku pada 2025. Pelaku saat itu mengaku bisa membantu agar Wintarko lolos seleksi penyedia jasa lainnya perorangan (PJLP).
"Dia juga (menyampaikan) ada jaminannya uang kembali. Dia berani tanda tangan bermaterai beserta kuitansinya juga," kata Wintarko.