Laporan: Arab Saudi Siapkan Serangan Besar ke Yaman, Libatkan 100 Ribu Lebih Tentara

Rahman Asmardika, Jurnalis
Minggu 04 Oktober 2026 01:30 WIB
Ilustrasi.
Share :

Sebelumnya, Houthi kerap meluncurkan pesawat nirawak (drone) dan rudal ke wilayah Arab Saudi dengan sasaran fasilitas energi. Meski demikian, mereka membantah telah menyerang pembangkit listrik di Madinah—salah satu kota suci umat Islam—dan menepis klaim pemerintah Saudi tersebut sebagai sebuah "kebohongan."

Eskalasi ketegangan di Yaman terjadi di tengah memanasnya konflik antara AS dan Iran, yang berdampak pada penutupan Selat Hormuz bagi sebagian besar jalur pelayaran, serta buntu penanganan perundingan diplomatik kedua negara.

Sejumlah negara sekutu Arab Saudi dilaporkan ikut meningkatkan dukungan militer. Inggris telah menyetujui penyediaan layanan pengisian bahan bakar di udara untuk pesawat tempur Saudi, sementara Prancis mengirimkan personel, sistem radar, dan pertahanan udara guna mengamankan pusat minyak Yanbu di Laut Merah.

Selain itu, Pakistan dikabarkan telah mengerahkan 30.000 hingga 40.000 personel militer ke Arab Saudi untuk membantu mengamankan wilayah perbatasan serta mencegat potensi serangan rudal dan drone. Islamabad juga memasok sistem pertahanan udara, artileri, hingga peralatan anti-drone, sembari menugaskan penasihat militer untuk berkolaborasi dengan personel Saudi. Namun, pemerintah Pakistan menegaskan belum memutuskan untuk mengirimkan pasukannya langsung ke dalam wilayah Yaman.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya