Dalam pertemuan itu, tambahnya, penyelenggara dan pihak pembuat acara meminta maaf karena perbuatan kurang menyenangkan dan terbawa emosi. Namun, warga yang merasa dirugikan tersebut masih memikirkan kembali permintaan maaf tersebut.
"Mereka melakukan permohonan maaf kepada para seluruh korban dan warga masyarakat sekitar yang mungkin merasa dirugikan atas kejadian tersebut,”ujarnya.
“Pada intinya kita menginginkan tetap ada jalur kedamaian, kerukunan di Pondok Pinang ini, dan sebagai pembelajaran ya masyarakat kegiatan di tengah masyarakat ada norma-normanya yang perlu kita hargai dan kita hormati bersama," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )