Dia mengingatkan setiap keputusan belanja pemerintah harus mempertimbangkan manfaat dan urgensinya bagi masyarakat karena anggaran yang digunakan bersumber dari uang publik.
"Jangan lupa bahwa ini adalah uang rakyat. Masyarakat membayar pajak dan kewajiban lainnya. Setiap rupiah harus dipertimbangkan manfaat dan urgensinya bagi warga," tegas Ary.
Sebagai Ketua Pemuda Perindo Nusa Tenggara Timur (NTT), Ary juga membawa penekanan pada kebutuhan nyata masyarakat dalam pandangannya mengenai arah pembangunan daerah. Perspektif tersebut sejalan dengan narasi Partai Perindo yang menempatkan ekonomi kerakyatan dan penguatan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari perhatian politiknya.
"Pembangunan yang baik adalah yang manfaatnya dirasakan masyarakat. Ketika warga mendapat jalan layak, air cukup, pendidikan baik, dan pelayanan kesehatan memadai, di situlah negara benar-benar hadir di tengah masyarakat," pungkasnya.
(Arief Setyadi )