Sebelumnya, pada 18 September, pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan telah mencegat dan menghancurkan sebuah rudal balistik yang diduga ditembakkan kelompok Houthi dari Yaman ke arah Riyadh.
Sehari setelahnya, pada 19 September, setidaknya satu ledakan terdengar di sekitar Bandara Internasional King Khalid. Kepulan asap hitam juga terlihat membubung dari area penyimpanan bahan bakar di bandara tersebut.
Kelompok Houthi yang didukung Iran selama ini terlibat konflik dengan pasukan Yaman yang didukung koalisi pimpinan Arab Saudi dan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Pertempuran antara kedua pihak semakin memanas di tengah upaya Houthi mempertahankan kendali atas sebagian besar wilayah strategis di sepanjang Selat Bab al-Mandeb yang menghubungkan Laut Arab dengan Laut Merah.
Di tengah meningkatnya ketegangan tersebut, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh kembali mengeluarkan peringatan keamanan bagi warga negaranya yang berada di Arab Saudi.
Pemerintah Amerika Serikat meminta seluruh warga negaranya di Arab Saudi untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul situasi keamanan yang masih berlangsung.
(Awaludin)