Houthi Serang Dua Bandara Arab Saudi, 3 Orang Tewas dan 36 Luka

Awaludin, Jurnalis
Kamis 08 Oktober 2026 07:31 WIB
Houthi (foto: AP)
Share :

JAKARTA - Tiga warga sipil tewas dan 36 orang lainnya mengalami luka-luka, dalam serangkaian serangan yang diklaim dilakukan kelompok Houthi terhadap dua bandara di Arab Saudi.

Serangan tersebut menyasar Bandara Internasional Abha dan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. Kedua serangan terjadi secara terpisah pada Selasa (6/10) dan Rabu (7/10).

Dilansir dari Al Jazeera, Kamis (8/10/2026). Menurut pernyataan Otoritas Penerbangan Sipil Umum Arab Saudi, serangan di Bandara Internasional Abha menyebabkan dua warga perempuan tewas. Keduanya masing-masing merupakan warga negara Maroko dan Aljazair.

Selain korban tewas, serangan di Bandara Internasional Abha juga mengakibatkan 28 orang lainnya mengalami luka-luka.

Sementara itu, serangan yang menyasar Bandara Internasional King Khalid di Riyadh menewaskan seorang warga negara Sudan. Sebanyak delapan orang lainnya turut mengalami luka-luka, termasuk lima warga Arab Saudi.

Bandara Internasional King Khalid diketahui juga menjadi pangkalan bagi jet tempur Arab Saudi, termasuk F-15 dan Typhoon.

Otoritas Penerbangan Sipil Umum Arab Saudi menyatakan tengah melakukan penilaian terhadap dampak serangan tersebut. Langkah itu dilakukan melalui koordinasi dengan otoritas keamanan terkait guna memastikan keselamatan penumpang dan para pekerja di bandara.

 

Sebelumnya, pada 18 September, pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan telah mencegat dan menghancurkan sebuah rudal balistik yang diduga ditembakkan kelompok Houthi dari Yaman ke arah Riyadh.

Sehari setelahnya, pada 19 September, setidaknya satu ledakan terdengar di sekitar Bandara Internasional King Khalid. Kepulan asap hitam juga terlihat membubung dari area penyimpanan bahan bakar di bandara tersebut.

Kelompok Houthi yang didukung Iran selama ini terlibat konflik dengan pasukan Yaman yang didukung koalisi pimpinan Arab Saudi dan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.

Pertempuran antara kedua pihak semakin memanas di tengah upaya Houthi mempertahankan kendali atas sebagian besar wilayah strategis di sepanjang Selat Bab al-Mandeb yang menghubungkan Laut Arab dengan Laut Merah.

Di tengah meningkatnya ketegangan tersebut, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh kembali mengeluarkan peringatan keamanan bagi warga negaranya yang berada di Arab Saudi.

Pemerintah Amerika Serikat meminta seluruh warga negaranya di Arab Saudi untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul situasi keamanan yang masih berlangsung.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya