Houthi Serang Bandara King Khalid Riyadh, Setidaknya 12 Orang Tewas dan 309 Luka-Luka

Rahman Asmardika, Jurnalis
Minggu 11 Oktober 2026 07:23 WIB
Asap tebal dari Bandara King Khalid RIyadh usai serangan Houthi. (Foto: X)
Share :

RIYADH — Otoritas penerbangan sipil Arab Saudi pada Sabtu (10/10/2026) mengonfirmasi bahwa setidaknya 12 orang tewas dan 309 lainnya terluka akibat serangan milisi Houthi yang menyasar Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. Korban tewas termasuk empat warga negara Saudi, dua warga negara Bangladesh, serta masing-masing satu warga negara dari Amerika Serikat (AS), Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan.

Petugas medis darurat mengevakuasi 309 orang yang terluka ke berbagai rumah sakit di sekitar ibu kota, di mana beberapa di antaranya masih dalam kondisi kritis.

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan fisik yang signifikan pada infrastruktur terminal, dan tim teknis saat ini masih melakukan pemeriksaan di lokasi untuk menentukan tingkat kerusakan secara menyeluruh.

Gangguan Penerbangan

Otoritas bandara segera menangguhkan seluruh operasional penerbangan setelah serangan tersebut guna melakukan penilaian kerusakan darurat dan memastikan keamanan fasilitas.

Penangguhan ini memicu gangguan besar di berbagai koridor udara regional, dan penumpang disarankan untuk menghubungi maskapai sebelum menuju terminal.

Kuwait Airways membatalkan seluruh penerbangan Sabtu dari dan menuju Riyadh akibat penutupan darurat tersebut.

Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketidakstabilan kawasan menyusul serangkaian serangan rudal dan pesawat nirawak lintas batas yang terus-menerus dilancarkan oleh milisi Houthi terhadap bandara serta infrastruktur vital Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya