Bandara King Khalid Riyadh Kembali Diserang, 1 Orang Tewas dan 11 Luka-Luka

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 12 Oktober 2026 07:29 WIB
Tangkapan layar dari rekaman momen serangan menghantam Bandara King Khalid, Riyadh, Arab Saudi.
Share :

RIYADH - Satu orang tewas dan 11 lainnya terluka dalam serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di ibu kota Arab Saudi, Riyadh; demikian disampaikan oleh otoritas penerbangan sipil negara tersebut.

Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) mengonfirmasi pada Minggu (11/10/2026) malam bahwa korban tewas adalah seorang warga Pakistan dan mereka yang terluka telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Pihak otoritas menyatakan bahwa serangan tersebut juga menyebabkan kerusakan material yang saat ini masih dalam tahap penilaian.

Sebelumnya, koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman menyebutkan bahwa sebuah proyektil tak dikenal menghantam Terminal 4 bandara tersebut pada Minggu sore, yang memicu kebakaran.

Serangan ini terjadi sehari setelah serangan lain di bandara yang sama menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 300 orang lainnya.

Serangan terhadap fasilitas penerbangan dan minyak Arab Saudi

Koalisi pimpinan Arab Saudi menyalahkan milisi Houthi atas serangan tersebut dan berjanji akan memberikan tanggapan tegas, seraya menyebutnya sebagai pelanggaran hukum humaniter internasional.

Sebelumnya, Arab Saudi menyatakan bahwa Bandara Internasional King Fahd di kota Dammam, wilayah timur, telah diserang, sementara milisi Houthi Yaman mengklaim telah melancarkan serangan terhadap dua bandara serta fasilitas minyak utama Arab Saudi.

 

Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) Arab Saudi menyatakan sedang melakukan penilaian kerusakan dan pemeriksaan keselamatan di bandara tersebut bekerja sama dengan pihak berwenang terkait.

Pihak berwenang tidak segera memberikan rincian mengenai korban jiwa atau tingkat kerusakan, namun menyebutkan bahwa insiden ini terjadi di tengah serangkaian serangan yang terus berlanjut terhadap fasilitas penerbangan sipil di kerajaan tersebut.

Sementara itu, koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan melalui platform X bahwa sistem pertahanan udara berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah pesawat nirawak (drone) di Provinsi Timur Arab Saudi.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya