Banyak orang menempuh perjalanan nekat ini demi mencari pekerjaan dan keselamatan di negara-negara Teluk. Mereka tidak gentar meski kawasan tersebut dilanda ketidakstabilan yang kian meningkat akibat ketegangan militer serta pertempuran yang kembali berkecamuk di Yaman.
IOM menyatakan telah mencatat lebih dari 20.000 pergerakan masuk ke Djibouti dari Ethiopia sejak 10 September lalu. Menurut data badan PBB tersebut, tahun lalu ada lebih dari setengah juta orang yang mencoba melintasi rute ini menuju Yaman, dengan sedikitnya 900 orang dilaporkan tewas atau hilang.
Djibouti kini tidak hanya menjadi titik keberangkatan bagi para migran, tetapi juga menjadi tempat perlindungan bagi ribuan warga yang melarikan diri dari konflik di Yaman.
(Rahman Asmardika)