nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Massa PRD di Semarang Bakar Lambang NPWP

Thomas Joko, Jurnalis · Kamis 28 Januari 2010 13:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2010 01 28 340 298583 MbT9ekPkha.jpg Pengawalan demo.(ilustrasi:dok SI)

SEMARANG - Ratusan pendemo dari Partai Rakyat Demokratik (PRD) menjejali Jalan Pahlawan Semarang menyatakan kegagalan rezim SBY.

 

Dalam aksi itu, mereka mengatakan sepakat untuk menolak membayar pajak sebagai bentuk perlawanan terhadap pemerintahan SBY-Boediono.

 

Untuk menggambarkan penolakan membayar pajak, massa PRD membakar kertas lambang NPWP (Nomer Peserta Wajib Pajak). Pembakaran ini sempat membuat polisi waspada karena massa membawa bensin.

 

Namun bentrok antara demonstran dengan polisi dapat terhindari karena massa menjamin bahwa bensin yang mereka bawa hanya untuk membakar kertas.

 

"Kami menolak bayar pajak sebagai bentuk perlawanan," jelas Ketua Partai Rakyat Demokratik Jateng Sunu Pajar di lokasi aksi, Kamis (28/1/2010).

 

Saat ini massa PRD berkumpul di Tenda Demokrasi Jalan Menteri Supeno Semarang. Massa PRD juga melakukan aksi protes dengan cara beramai-ramai melempar gambar SBY, Boediono dan Sri Mulyani dengan tomat busuk.

 

Tomat sebanyak dua kantong plastik besar dibagi-bagikan pada ratusan pendemo. Dan setelah itu mereka secara bergantian melempari gambar SBY, Boediono dan Sri Mulyani.

 

Seperti tak puas dengan tindakan itu puluhan pendemo lalu menginjak-injak gambar tersebut hingga robek.

 

"Kami kecewa karena sejak terpilih hingga beberapa hari terakhir, Presiden dan aparatusnya lebih sibuk merespons kasus kriminalisasi KPK serta skandal Bank Century. Kesalahan itu bertambah dengan diberlakukannya ACFTA per 1 Januari 2010," papar Sunu Pajar.

 

Ratusan massa PRD hingga kini masih bertahan di tenda merah di Jalan Menteri Supeno Semarang. Mereka secara bergantian orasi, menyanyi dan melakukan aksi teatrikal di atas panggung.

(fit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini