LONDON - Populasi penjara di Inggris menyentuh rekor tertingginya. Hal ini menyusul ditahannya ribuan orang yang terlibat dalam kerusuhan yang terjadi beberapa waktu lalu.
Pejabat penjara Inggris mengaku pihaknya saat ini tengah bekerja keras untuk mengatur derasnya para tahanan yang masuk ke dalam penjara.
Statistik yang dikeluarkan oleh pihak Kementerian Kehakiman total populasi penjara di Inggris dan Wales mencapai 86.654 tahanan. Bila ditambah 1.500 tahanan lagi, jumalah ini hampir saja mencapai total kapasitas penjara di Negeri Ratu Elizabeth. Demikian diberitakan Associated Press, Sabtu (20/8/2011).
Jumlah itu membuktikan bahwa sekira 700 orang terus ditambah setiap harinya selama tujuh hari terakhir. Sebagian besar dari tahanan yang baru masuk ini adalah, tahanan yang dinyatakan bersalah atas aksi kerusuhan dan penjarahan yang terjadi di London dan beberapa kota lainnya beberapa pekan lalu.
Kementerian Kehakiman Inggris menambahkan, sekira 1.300 orang menjalani persidangan atas insiden kerusuhan dan sekira setengah dari mereka sudah dipenjara.
Perdana Menteri David Cameron meyakini bahwa para hakim yang menangani kasus kerusuhan dan penjarahan ini, sudah bertindak tempat dengan menjatuhkan hukuman yang keras. Ini termasuk hukuman penjara empat tahun kepada dua pria yang mencoba melakukan provokasi kerusuhan melalui situs Facebook.
Tetapi ada juga kritikan atas keputusan dari pengadilan yang dianggap salah oleh hakim. Seorang perempuan dikabarkan dipenjara karena mengenakan pakaian diberikan oleh temannya. Pakaian tersebut ternyata hasil jarahan yang dilakukan temannya. Perempuan itu dikabarkan mendapatkan hukuman penjara lima bulan.
Aktivis dan beberapa pengacara papan atas di Inggris mengkritik rentetan hukuman berat dan mengajukan banding atas keputusan tersebut. Banyak pihak memperingatkan kepada pihak pengadilan untuk tidak terpengaruh dengan warga Inggris atas kerusuhan dan tetap berpijak pada ketentuan hukum.
(Fajar Nugraha)
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari