Share

Lima Bukti Prita di Sidang PK

Hasan Kurniawan, Okezone · Selasa 23 Agustus 2011 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2011 08 23 339 495289 AOK0GKfcMk.jpg Prita (Foto: Dok Okezone)

TANGERANG - Terdakwa kasus pencemaran nama baik Rumah Sakit (RS) Omni Internasional, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Prita Mulyasari membeberkan lima bukti keganjilan putusan Kasasi Mahkamah Agung (MA).

Kelima bukti itu terdiri dari surat putusan MA No 300 K/Pdt/ tanggal 29 September 2010, tentang putusan yang mengabulkan Kasasi dari Prita Mulyasari, dan membatalkan putusan pengadilan Tinggi Banten No 71/PDT/2009/ tanggal 8 September 2009, yang menolak gugatan Penggugat untuk seluruhnya.

Bukti lain adalah, kutipan tulisan berjudul MA Dinilai Telah Melanggar KUHP dari Koran Rakyat Merdeka, tulisan mantan Hakim Agung dan Ketua Muda MA Adi Andojo Soetjipto dalam surat kabar Kompas berjudul Dapatkah Putusan Bebas Pengadilan Dikasasi?

Tulisan Basrief Arief di koran Rakyat Merdeka dengan judul Jaksa Agung: Perkara  Prita Mulyasari Perhatikan Hati Nurani, artikel media online Vivanews.com berjudul Jaksa Agung Kecewa Anak Buah Kasasi Prita, dan tulisan dari Koran Tempo yang berjudul Jaksa Agung Sesalkan Kasus Prita.'

Serta akun email bensanty@gmail.com yang diduga merupakan akronim dari nama dokter berinisial B. "Melalui akun itulah, keluhan Prita disebarluaskan ke milis dokter_indonesia," ujar kuasa hukum Prita dari kantor OC Kaligis, Slamet Yuwono, di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Selasa (23/8/2011).

 

Kelemahan lain dalam sidang perdana Prita waktu lalu, adalah tidak dihadirkannya dokter berinisial B yang menyebarkan keluhan Prita ke dalam milis oleh jaksa. Padahal dari bukti print yang dalam sidang jelas tertera BHR-SS bensanty@gmail.com.

 

"Kami berharap sebelum Lebaran berkas pengajuan PK sudah dikirim ke MA. Dan setelah lebaran nanti, MA sudah bisa memilih hakim dalam sidang PK kasus prita. Dan pada Oktober sudah ada putusan MA," tegasnya.

 

Sidang PK kasus Prita di PN Tangerang kali ini beragendakan penandatanganan berita acara sidang PK, dengan agenda penyerahan barang bukti. Dalam sidang itu, Prita didampingi suaminya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini