Share

Pramono Edhie Wibowo: Tidak Ada Dinasti Politik

Selasa 17 September 2013 19:33 WIB
https: img.okezone.com content 2013 09 17 339 867596 XQwWFf2Tk6.jpg

JAKARTA - Komite Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat telah menetapkan 11 nama peserta. Semua peserta konvensi tersebut telah diperkenalkan ke publik pada akhir pekan lalu dalam acara Deklarasi Konvensi Partai Demokrat.

 

Sebelas nama peserta itu antara lain Ali Masykur Musa (Anggota Badan Pemeriksa Keuangan), Gita Wirjawan (Menteri Perdagangan), Pramono Edhie Wibowo (Anggota Dewan Pembina PD), Sinyo Harry Sarundajang (Gubernur Sulawesi Utara), dan Ketua DPR RI (Marzuki Alie). Selain itu, ada juga Anggota Dewan Pembina PD (Hayono Isman), Ketua DPD (Irman Gusman), mantan Panglima TNI (Jenderal TNI Endriartono Sutarto), Rektor Universitas Paramadina (Anies Baswedan), Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (Dino Patti Djalal), dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (Dahlan Iskan).

 

Dari sebelas nama itu, ada satu sosok yang diprediksi berbagai kalangan akan menjadi pemenang konvensi. Dia adalah Pramono Edhie Wibowo. Sebagai adik ipar Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, bekas Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini diyakini akan menjadi ahli waris partai berlambang Bintang Mercy tersebut.

 

Pramono sendiri mengaku sudah siap untuk maju menjadi calon presiden dan menolak berpikir untuk kalah. “Andai kau merasa akan kalah, sebetulnya kau sudah kalah,” tuturnya. “Kalau mau bertanding sudah ada perasaan seperti itu, kau sudah kalah,” katanya, Senin (09/09/2013) di Restoran Pulau Dua, Jakarta Selatan.

 

Bagi Pramono, konvensi calon presiden Partai Demokrat merupakan ruang yang diberikan kepada orang-orang yang berpotensi dan berkualitas. Lalu apakah sebagai adik iparnya dia didukung oleh SBY?

 

“Kalau saya bilang enggak didukung, itu bohong. Kalau enggak didukung, ya, enggak boleh ikut konvensi,’ katanya.

 

Simak paparan Pramono Edhie Wibowo terkait persiapannya untuk memenangkan konvensi pada SINDO Weekly edisi 29-02 Tahun II yang terbit Kamis, 19-25 September 2013.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini