Polisi Gerebek Lokasi Penampungan Oli Bekas Beracun

Awaludin, Okezone · Selasa 19 Agustus 2014 12:31 WIB
https: img.okezone.com content 2014 08 19 500 1026576 KNMLQI5kEm.jpg Lokasi penampungan oli bekas di Cilincing, Jakarta Utara (foto: Awaludin)

JAKARTA- Jajaran Polda Metro Jaya menggerebek lokasi penampungan dan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di kawasan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto tempat tersebut menampung oli bekas dari kapal-kapal yang beroperasi di Tanjung Priok.

Kata Rikwanto, tempat penampungan oli bekas itu dikelola PT HB, PT PM, PT GB, PT BS, dan PT JY. Modus para pengusaha tersebut yaitu membeli oli bekas dari kapal laut, lalu ditampung di tangki-tangki.

"Usai ditampung sebanyak mungkin, mereka menjualnya ke pabrik di daerah Jakarta, Sukabumi, dan Bogor untuk bahan bakar tungku atau perapian proses produksi," kata Rikwanto, Selasa (19/8/2014).

Berdasarkan hasil uji laboratorium Mabes Polri, dan saksi ahli Subdit Limbah B3 Kementrian Lingkungan Hidup, oli bekas tersebut tidak memenuhi standart keamanan.

"Di lokasi kami menemukan sejumlah barang bukti yaitu sembilan tangki penyimpanan berkapasitas 16.000 liter, 11 kontainer berkapasitas 48.000 liter, empat mesin pompa, satu mobil truk, 25 drum bekas, dan oli bekas beracun 190.000 liter," pungkasnya.

Luas lokasi yang dijadikan tempat penampungan dan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) sekira satu hektare. Terdapat beberapa kontainer, drum, dan tangki-tangki penampung oli bekas, dan bangunan semi permanen untuk karyawan.

(trk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini