Share

Usaha Oli Beracun Beromset Ratusan Juta Per Bulan

Awaludin, Okezone · Selasa 19 Agustus 2014 13:16 WIB
https: img.okezone.com content 2014 08 19 500 1026616 u27gcYQFk8.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto (kiri) di lokasi penampungan oli bekas (foto: Awaludin)

JAKARTA- Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengutarakan, pendapatan dari pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) oli bekas di kawasan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, mencapai ratusan juta per bulan.

"Omset mereka sebulannya Rp50 juta, di sini ada lima perusahaan, jadi totalnya bisa sampai Rp250 juta hingga Rp300 juta," kata Rikwanto di lokasi, Selasa (19/8/2014).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Menurut dia, kelima perusahaan tersebut sudah beroperasi sejak 12 bulan terakhir di atas lahan seluas satu hektare. Awalnya lahan tersebut disewakan untuk tempat parkir truk kontainer.

"Tanah ini penyewanya ganti-ganti, mulai parkir kontainer hingga tempat limbah dan sekarang dijadikan penampung oli bekas," pungkasnya. (Klik: Polisi Gerebek Lokasi Penampungan Oli Bekas Beracun)

Diberitakan sebelumnya, jajaran Polda Metro Jaya menggerebek lokasi penampungan dan pengelolaan limbah B3 oli bekas. Tempat tersebut menampung oli bekas dari kapal-kapal yang beroperasi diwilayah Tanjung Priok.

(trk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini