Share

Bela Pasangan Capres, Dua Pria Ini Saling Ejek

Awaludin, Okezone · Sabtu 21 Juni 2014 01:06 WIB
https: img.okezone.com content 2014 06 21 500 1002015 CYchuWRCcY.jpg Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Dua orang pria terlibat adu mulut lantaran Calon Presiden (Capres) yang didukungnya dijelek-jelekan. Bahkan, adu mulut tersebut akan berakhir di pihak kepolisian.

Pendukung setia Capres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Hardiyanto Kenneth (33) ingin dilaporkan ke pihak kepolisian oleh pendukung Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK), Andre (35) karena dirinya tak terima setelah dihina oleh Kenneth.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Hardiyanto Kenneth yang juga pengurus DPC Partai Gerindra Jakarta Barat itu menceritakan awal mula kejadian itu, berawal pada pukul 17.00 WIB di Restoran didaerah Jakarta Utara. Dirinya sedang berkumpul bersama kawan-kawannya, termasuk pendukung setia Jokowi bernama Andre.

"Awalnya memang kita sedang diskusi ringan tentang debat capres yang kedua, tapi dia (Andre) selalu membangga-banggakan Jokowi dan menjelek-jelekan Prabowo," ujar Kenneth, Jumat (20/6/2014).

Disaat mendengar Andre menjelek-jelekan Prabowo, kata dia, dirinya hanya diam saja dan tidak meladeni ocehan Andre. "Karena menurut saya buat apa toh kita kan teman, lagipula negara kita kan negara demokrasi, siapapun punya pilihan masing-masing sah-sah aja. kita enggak bisa paksa," lanjutnya.

Kenneth menambahkan, bahwa Andre telah berbicara dan menjelek-jelekan Mantan Danjen Kopassus itu. "Saya dibilang pengkhianat gara-gara dukung Prabowo, dan dia bilang Prabowo itu pembunuh berdarah dingin, gak ingat kejadian 98 apa? kok kamu ituย  lain sendiri, malah dukung Prabowo? saya bilang kalau saya pengurus Partai Gerindra, eh dia makin panas dan maki-maki saya," tuturnya.

Di saat itu, lanjut Kenneth, dirinya langsung meninggalkan Andre dan berbicara tidak sopan terhadap pendukung Jokowi itu. "Akhirnya saya bilang aja dia bajingan sambil saya tinggal pergi, saya pikir buat apa saya debat kusir sama dia, dia juga enggak ngasih makan saya kok mau ngatur-ngatur. Buat saya loyalitas dan integritas lebih penting daripada segalanya," lanjutnya.

Diapun mengakui, bahwa kebanyakan keturunan Tionghoa dukung Jokowi semua. "Karena saya keturunan Tionghoa juga dan dukung Prabowo jadi agak aneh di mata mereka dan karena itu saya di bilang pengkhianat gara gara itu kali," tutupnya sambil tertawa.

Sementara itu, ditempat terpisah Andre mengatakan, bahwa dirinya dan Kenneth merupakan teman sharing dan berdiskusi persoalan bangsa. Namun, dirinya tidak terima setelah di hina dengan kata bajingan didepan teman temannya.

"Saya tidak terima dibilang bajingan, maka karena itu saya mau laporkan dia ke polisi. Saat ini saya lagi diskusi dengan teman-teman untuk meminta saran dan dukungannya," ujar Andre dengan singkat.

(ydh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini