Naufal kemudian dibawa keliling halaman. Sambil menggendong, Muhammad menyalami orang-orang dan bertegur sapa, menunjukkan sikap ramah agar kelak bisa ditiru oleh sang bayi saat menginjak besar.
Di saat bersamaan, orang-orang juga ikut menampilkan pelajaran saling menghargai dan mencintai lingkungan, lewat ‘akting’ saling salaman beramah tamah, menyapu, bersih-bersih halaman rumah, menanam bunga. Uniknya lagi ada aksi bakar petasan (mercon), agar si bayi berani dan tak ciut dengan suara-suara ledakan.
Beberapa saat di luar, Naufal kembali dininabobokan dalam ayunan. Ia tidur dengan pulas. Para tamu memberikan sedekah kepada bayi ini dengan meletakkan dalam ayunan.
Lepas ritual ini, acara dilanjutkan dengan makan-makan bersama. Gulai kambing yang sudah masak dihidangkan untuk para tamu yang hadir. Sebagiannya dibagikan kepada warga kurang mampu.
Malam tiba, sejumlah kaum lelaki dewasa kembali berkumpul di rumah ini untuk berdoa bersama dan membaca Surat Yasin, agar si bayi dan keluarganya lekas mendapat keberkahan.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.