"Jadi terkait bentrokan TNI AD dan Brimob Polri, hendaknya masing masing institusi berpikir jernih dan bermoral dalam arti menghargai pengorbanan pendiri dan pendahulu institusi TNI dan Polri," jelasnya.
Pimpinan Polri dan TNI
Nuning pun meminta baik TNI dan Polri tidak melindungi para anggotanya yang terlibat bentrok untuk ditindak tegas. Hal ini bertujuan agar tidak mengulangi kejadian serupa.
"Jangan mengorbankan institusi hanya untuk melindungi oknum yang tidak bertanggung jawab, bertindak kriminal yang jelas merusak institusi," terangnya.
Dalam menyelesaikan bentrokan tersebut, Nuning juga meminta agar proses investigasinya transparan. "Jangan ada upaya rekayasa serta pembohongan terhadap publik, karena kedua institusi tersebut milik publik. Katakan apa adanya atas kejadian tersebut," tegas mantan Anggota Komisi I DPR itu.
Ilustrasi anggota Polri