JAKARTA – Pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan, proses tes DNA Heri Listyawati, istri Dubes RI untuk Pakistan, Burhan Muhammad, telah selesai dilakukan. Jenazah Ibu Heri akan dipulangkan ke Indonesia pada hari ini.
Heri Listyawati merupakan satu di antara tujuh korban yang tewas dalam kecelakaan helikopter di wilayah Gilgit, Pakistan, beberapa waktu lalu.
“Kemarin, saya dapat laporan bahwa tes DNA jenazah Ibu Heri Listyawati telas selesai dilakukan di Islamabad. Jika sesuai rencana, jenazah Ibu Dubes akan tiba di tanah air hari ini,” ujar Juru Bicara Kemlu RI, Arrmanatha Nasir, ketika dihubungi Okezone melalui pesan singkat, Kamis (14/5/2015).
“Yang harus kita pahami adalah, dalam kecelakaan helikopter pada waktu itu, terdapat dua perempuan yang menjadi korban tewas, Ibu Heri dan istri Dubes Malaysia Habibah Mahmud. Itulah yang mendasari Pemerintah Pakistan dalam melakukan tes DNA. Pemerintah Pakistan tidak mau gegabah, dan tak mau ada kesalahan. Itulah sebabnya tes DNA ini memakan waktu,” lanjutnya.
Sebagaimana diberitakan, pada Jumat 8 Mei, sebuah helikopter yang membawa rombongan dubes untuk kunjungan familiarization dan peresmian proyek pariwisata, mengalami kecelakaan dan jatuh di wilayah Gilgit, Pakistan.
Di antara rombongan dubes itu, Dubes RI untuk Pakistan Burhan Muhammad dan istrinya, Heri Listyawati turut jadi penumpang helikopter tersebut. Dubes Burhan diketahui selamat dari musibah itu. Namun, ia mengalami luka bakar yang cukup parah.
Kendati demikian, istri dari Dubes Burhan yakni Heri Listyawati, yang ikut bersama suaminya, dilaporkan meninggal.
Selain Heri Listyawati, enam korban tewas lainnya antara lain istri Dubes Malaysia Habibah Mahmud, Dubes Norwegia Leif Larsen, Dubes Filipina Domingo Lucenario Jr, serta dua pilot dan seorang awak helikopter.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.