Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sejarah Panjang Konflik di Burundi

Ferry Ardiansyah , Jurnalis-Kamis, 14 Mei 2015 |11:25 WIB
Sejarah Panjang Konflik di Burundi
Situasi Konflik di Burundi (Foto:IB Times)
A
A
A

Pada 1987, Pierre Buyoya melakukan kudeta untuk merebut kekuasaan di Burundi. Ia pun dinobatkan sebagai presiden di negara tersebut. Di masa Presiden Buyoya yang merupakan Suku Tutsi, konflik etnis mulai memanas.

Presiden Buyoya berkuasa merupakan masa yang kelam bagi Suku Hutu, Ribuan orang dari Suku Hutu tewas terbunuh, bentrokan antaretnis pun terus terjadi dan pemerintah tidak dapat mengatasi situasi yang terjadi di sana.

Selama Presiden Buyoya berkuasa, Suku Tutsi menguasai perpolitikan, militer, dan perekonomian sehingga menimbulkan kecemburuan sosial bagi Suku Hutu.

Hingga akhirnya, Presiden Buyoya dikudeta oleh Melchior Ndadaye yang berasal dari Suku Hutu pada 1993. Aksi balas dendam pun terjadi. Kini Suku Tutsi yang menjadi sasaran korban kemarahan Suku Hutu.

Suku Hutu pun mulai melakukan pembantaian besar-besaran terhadap Suku Tutsi, ladang-ladang pembantaian Suku Tutsi ditemukan, PBB mencatat sekira 300 ribu Suku Tutsi tewas dalam masa paling kelam dalam catatan sejarah Burundi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement