JAKARTA - Memprihatinkannya kondisi infrastruktur Indonesia di wilayah perbatasan dengan Timor Leste, ternyata membuat masyarakat di sana mengancam akan pindah ke warganegaraan. Pasalnya, infrastruktur negara tetangga jauh lebih baik.
"Gebyar pembangunan di Timor Leste bagaimana pun mempengaruhi psikologis masyarakat kita di perbatasan. Pelayanan sosial kemasyarakatan Timor Leste beda dengan pelayanan kita di NTT," ungkap Karo Humas Pemprov NTT, Lambertus L Ibi Riti, saat berkunjung ke redaksi Sindo Weekly belum lama ini.
Dia tak menampik infrastruktur Timor Leste lebih baik dibanding milik Indonesia. Baik itu jalan, jembatan, listrik, mapun air bersih. Bila malam hari, wilayah Timor Leste akan terlihat terang, sementara Indonesia sebaliknya.
"Gedung-gedung (di Timor Leste), pelayanan, dan sistem di sana sudah bagus. Kita di sini masih amburadul lah. Soal pasar misalnya, itu pasar perbatasan kita itu tidak berfungsi. Pelayanan di perbatasan juga agak lambat," akunya.