Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Nyalon Cawalkot, Camel Petir Mesti Peras Keringat

Wahyudi Aulia Siregar , Jurnalis-Selasa, 26 Mei 2015 |17:27 WIB
<i>Nyalon</i> Cawalkot, Camel Petir Mesti Peras Keringat
Camelia Panduwinata Lubis alias Camel Petir (Foto: Koran Sindo)
A
A
A

"Jadi, dia memang harus kerja keras mengenalkan diri secara positif kepada masyarakat. Apalagi kalau yang saya baca, kiprah politiknya hanya pernah di Jakarta saat mencalonkan diri sebagai Caleg (calon legislatif) pada pemilu legislatif lalu, dari PKPI,"

Alasan kedua, karena pelantun tembang 'Minta Duit' itu tidak didukung oleh kekuatan partai yang besar. Seperti diketahui, PKPI merupakan partai yang tidak memiliki kursi di DPR, sedangkan di DPRD Medan, Camel hanya didukung oleh dua kursi dari PKPI.

"Ya boleh-boleh saja. Mencalonkan diri itu kan, hak warga negara. Tapi persoalan pencalonan itu bukan cuma soal niat, kekuatan politik yang ada juga harus dihitung. Saya yakin dia punya konstituen sendiri. Punya suara sendiri. Tapi kalau kemudian tidak populer, apa bisa mencalonkan sendiri? Enggak, toh," tutupnya.

(Randy Wirayudha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

Halaman:
Lihat Semua
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement