Seperti diketahui perampokan terhadap Bus AKDP Tulung Selapan-Palembang, terjadi Senin 30 Maret sekitar pukul 07.30 WIB Jalan Poros antara Desa Air Rumbai dengan Desa Air Pedaro, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten OKI.
Saat itu Bus BG 7374 AC yang disopiri Ayik, memuat sebanyak 12 penumpang dari Tulung Selapan tujuan Palembang. Saat bus melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tiba-tiba dari dalam kebun karet langsung muncul lima orang membawa senajata dua pucuk laras panjang dan tiga pucuk pistol revolver.
Pelaku memakai penutup wajah (sebo) agar tidak dikenali penumpang. Salah satu pelaku menembak sopir dari kaca sebelah kanan, tembakan tersebut mengenai dada kiri sopir. Setelah berhasil memberhentikan bus, pelaku naik ke bus dan langsung menembak kepala sopir hingga tewas di TKP.
Setelah sopir berhasil dilumpuhkan para perampok ini langsung meminta paksa barang-barang berharga milik para penumpang. Bahkan satu penumpang atas nama Ajat bin Aji Rapik (30) warga Penangguan Duren yang duduk di sebelah kiri sopir juga ditembak di bahu kanan, saat ini dirawat di Rumah Sakit BARI Palembang.
Para pelaku mengancam penumpang lain memakai senjata api, para penumpang ketakutan dan menyerahkan barang-barang miliknya seperti ponsel, dompet, bahkan tas. Setelah berhasil mengambil barang-barang penumpang, kawanan perampok itu langsung lari ke dalam perkebunan karet. (Sindonews)
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.