Siti mengatakan bahwa acara Muhadaroh menjadi suatu tantangan bagi murid-muridnya. “Bersama teman-temannya, mereka bisa saling tukar-menukar sampai di mana mereka belajarnya,” ujarnya.
Dengan adanya Mudaroh, Siti berharap, ustadzah-ustadzah baru akhirnya dapat mengajar semua anak-anak di Maryland, Washington dan Virginia.
Ibu-ibu yang ikut Muhadaroh bergiliran tampil sesuai tugas yang diberikan. Walau tak mudah menyediakan waktu di tengah kesibukan hidup di rantau, dan belajar di usia yang tidak muda lagi, para ibu tetap semangat.
Salah seorang murid Iqra Learning Center, Yanti, mengatakan walaupun ia sudah berumur, ia termotivasi oleh orang-orang di sekitarnya yang semangat belajar lebih dalam tentang Islam.
Selebihnya, menurut Siti sangat penting bagi ibu untuk memiliki aqidah yang kuat agar bisa menjadi contoh yang baik bagi anak-anak. “Ibunya harus dididik, anaknya juga harus dididik, karena mayoritas anak-anak dekat ke ibu,” ujarnya, sebagaimana dilansir VoA, Kamis (9/7/2015).