Ia menyayangkan sikap pihak perusahaan karena tidak melaporkan kejadian tersebut. "Kami belum tahu alasan mereka tidak laporkan kejadian ini. Akan tetapi, setelah mendapatkan informasi kita langsung tangani dan diambil alih oleh Polresta Bekasi Kota," tuturnya.
Ia menambahkan, sejumlah pimpinan perusahaan dan karyawan saat ini juga dalam pemeriksaan pihak Polresta Bekasi Kabupaten.
Terkait kecelakaan kerja itu, kata Lintar, terjadi di ruang produksi. Di sana sebuah tungku besar untuk mendidihkan besi dan baja meletup (memercikan cairan panas), sehingga diduga menyebabkan ledakan. Atas kejadian itu, sejumlah karyawan dilokasi terkena letupan cairan panas dari besi dan baja.
"Saat itu mereka langsung dilarikan ke rumah sakit oleh karyawan lainnya," jelas lintar.
Sementara itu, berdasarkan pantauan dilokasi, PT Gunung Garuda, hingga saat ini masih dijaga ketat oleh puluhan Personil TNI dan tidak ada wartawan yang bisa masuk ke dalam perusahaan tersebut. (fal)
(Syukri Rahmatullah)