"Tadi pagi jarak pandang hanya 800 meter. Ini sangat membahayakan penerbangan. Namun kini, sudah normal jarak pandang di atas 1 kilometer," ucapnya.
Menurut dia, terganggunya Bandara SSK Pekanbaru karena bukan kali ini saja, pada Ramadan lalu sudah beberapa kali aktivitas penerbangan terganggu.
"Terganggunya aktivitas bandara sudah beberapa kali terjadi. Ini harus ada solusi karena tentu merugikan dunia penerbangan," tandasnya.
(Carolina Christina)