Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rotasi Jabatan, KSAD: TNI Masuki Babak Baru

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Jum'at, 31 Juli 2015 |13:58 WIB
Rotasi Jabatan, KSAD: TNI Masuki Babak Baru
KSAD Jenderal Mulyono (tengah) Usai Sertijab 10 Perwira Tinggi TNI AD (Foto: Marieska/Okezone)
A
A
A

DEPOK - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono memimpin langsung upacara serah-terima jabatan 10 dari 48 pejabat di lingkungan TNI AD yang dimutasi.

Pejabat yang diserahterimakan, di antaranya, Pangkostrad, semula dijabat Jenderal TNI Mulyono (sekarang KSAD) beralih ke Mayjen Edy Rachmayadi yang sebelumnya menempati posisi Pangdam I/Bukit Barisan.

Kemudian Mayjen Agus Sutomo yang awalnya menjabat Pangdam Jaya mendapat promosi menduduki jabatan Dankodiklat menggantikan Letjen Lodewijk Freidrich Paulus yang menjadi Perwira Tinggi Mabes TNI AD dalam rangka pensiun. Sedangkan untuk pengganti Pangdam Jaya dan Pangdam I saat ini belum diisi.

"Sertijab ini lain dari yang lain, dilaksanakan pejabat tinggi TNI AD langsung di bawah KSAD seiring regenerasi perputaran roda anggota TNI. Sertijab adalah bagian dari bina organisasi, pembinaan personel, dan organisasi," tegas KSAD Jendral TNI Mulyono dalam sambutannya di Kostrad Cilodong, Depok, Jumat (31/7/2015).

Mulyono mengucapkaan selamat kepada para pejabat baru. Ia menegaskan pergantian jabatan ini dilakukan atas pertimbangan yang matang demi kepentingan organisasi TNI.

"Dengan melihat pengalaman dan kemampuan yang dimiliki, yang menduduki jabatan baru agar mengemban amanah bangsa dan negara sebaik-baiknya. Kepada pejabat lama, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus telah berdedikasi berikan pengabdian dan kinerja, berikan kontribusi kemajuan TNI AD dan organisasi," jelasnya.

Dia juga menyebut sertijab kali ini dilakukan di saat TNI memasuki babak baru dengan baru saja dilakukan pergantian pucuk pimpinan.

"TNI masuk babak baru dengan pergantian pucuk pimpinan. Komitmen bersama mari lanjutkan hal-hal positif dari pejabat lama, keinginan kembangkan kreasi dan inovasi, dukung program TNI AD dan pemerintah," ungkapnya.

Ia meminta pejabat baru melakukan evaluasi terhadap apa yang dikerjakan serta merumuskan kinerja lebih aplikatif. Untuk Pangkostrad, kata dia, agar melanjutkan pembinaan operasional dengan menggerakkan anggota dengan cepat menghadapi ancaman Tanah Air.

"Tingkatkan semangat toleransi agama, cegah konflik komunal, anarkis, dan terorisme yang menghambat pembangunan nasional. Bangun sinergitas elemen masyarakat, minimalisasi potensi konflik antara TNI, polisi, dan masyarakat," tandasnya.

(Fiddy Anggriawan )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement