”Jilbab sebagai lambang kesucian bagian wanita-wanita muslim. Beredarnya jilbab tersebut sudah melukai hati para wanita muslim dimana saja berada,” tuturnya.
Dia berharap, ke depannya pemerintah harus lebih maksimal dalam mengawasi peredaran barang dan jasa. Sehingga, tidak ada lagi kejadian yang membuat malu umat Islam tersebut.
”Ini salah satu kelemahan pemerintah, karena mereka tidak maksimal dalam mengawasi peredaran barang di Kota Salak ini,” tegasnya.
(Susi Fatimah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.