PARIS - Puluhan orang dikabarkan tewas dalam insiden penyerangan di Stade de France, restoran La Petit Cambodge, serta aula konser Bataclan, Paris pada Jumat malam waktu setempat. Hingga kini aksi penyanderaan dilaporkan masih berlangsung, puluhan orang dijadikan sandera oleh kelompok bersenjata.
Saksi mata menyebutkan setidaknya terdengar dua ledakan dekat Stade de France stadium di mana Timnas Prancis tengah menggelar pertandingan persahabatan dengan Jerman yang dihadiri Presiden Francois Hollande.
Pertandingan berjalan hingga peluit akhir namun kepanikan langsung terjadi segera setelah kabar penyerangan menyebar luas. Para penonton pun langsung berhamburan menyelamatkan diri. “Suara tembakan terdengar beberapa kali di pusat Kota Paris dan terjadi aksi penyanderaan di tempat konser musik,” ujar salah seorang saksi mata seperti dilansir Reuters, Sabtu (14/11/2015).
TF1 television menyatakan lebih dari 35 orang tewas di sekitar stadion, termasuk dua tersangka bom bunuh diri dalam serangan di sekitar Saint Denis, utara Paris.
Helikopter polisi terlihat berputar-putar di stadion ketika Presiden Hollande kembali ke kantor kementerian untuk menyikapi situasi ini. Staf kepresiden menyatakan Hollande langsung menggelar rapat darurat untuk menghadapi krisis ini.
Polisi mengkonfirmasi telah terjadi aksi penembakan dan peledakan bom di stadion. Di pusat kota Paris, aksi penembakan terjadi di luar restoran La Petit Cambodge dan aula konser Bataclan.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.