Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tak Kooperatif, Direktur Teknik Pelindo Terancam Ditahan

Fachri Fachrudin , Jurnalis-Senin, 23 November 2015 |16:11 WIB
Tak Kooperatif, Direktur Teknik Pelindo Terancam Ditahan
foto: dok Okezone
A
A
A

JAKARTA - Penyidik Bareskrim Polri hari ini menjadwalkan melakukan pemeriksaan terhadap Direktur Teknik PT Pelindo II, Ferialdy Noerlan (FN). Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Kombes Agung Setya berharap FN dapat bersikap kooperatif selama pemeriksaan.

Karena, lanjut dia, keterangan tersangka menjadi sangat penting bagi status dirinya dalam kasus ini. Jika FN tidak kooperatif, bisa jadi penahanan akan dilakukan terhadapnya.

"Kalau sudah (diperiksa), tersangka yang dapat memperberat atau meringankan adalah dirinya sendiri. Sikap menyembunyikan fakta dan berbelit belit ujungnya juga akan merugikan dirinya atau bahkan pihak lain," ungkap Agung, Senin (24/11/2015).

Saat ini, tambah dia, pihaknya sudah mendapatkan lebih dari satu alat bukti untuk melakukan penahanan terhadap tersangka dugaan korupsi proses pengadaan 10 unit mobile crane.

"Kami telah memiliki setidaknya dua alat bukti yang sah," tegas Agung.

Seperti diketahui, penyidik Dit Tipideksus menemukan kejanggalan pada proses pengadaan 10 unit mobile crane yang nilainya sekira Rp45 miliar. Pemenang tender pada proyek tersebut dilakukan dengan cara penunjukkan secara langsung.

Selain itu, Pelindo II juga diduga tidak menggunakan analisa kebutuhan barang. Sehingga, 10 mobile crane yang diterima sejak 2013 justru mangkrak di Pelabuhan Tanjung Priok.

Dalam mengusut kasus ini, penyidik sudah mendatangi delapan pelabuhan yang seharusnya menerima mobile crane tersebut. Hasilnya, penyidik menilai bahwa pengadaan mobile crane yang melibatkan perusahaan Guangshi Narasi Century Equipment Co Ltd dengan menggunakan anggaran Pelindo II pada 2012 itu sebenarnya tidak mendesak.

(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement