Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Modus Penipuan Baru, Kartu ATM Tertelan Saldo Lenyap

Modus Penipuan Baru, Kartu ATM Tertelan Saldo Lenyap
Modus penipuan baru terkait ATM marak di Batam (Ilustrasi: Shutterstock)
A
A
A

SAGULUNG – Aksi penipuan dengan modus call center palsu di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), kini kembali marak.

Kali ini, korbannya La Made (51), nelayan yang tinggal di Tanjung Melagan, Jembatan VI Barelang, Batam, Kepulauan Riau, Senin, 23 November pagi.

Akibatnya, uang miliknya yang disimpan di rekening bank miliknya sebesar Rp 11.762.500 raib. Ia pun hanya bisa pasrah dan merenungi nasib atas kejadian itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Haluan Kepri, kejadian itu bermula saat warga Tanjung Melagan, Galang ini hendak mengambil uang tabungannya melalui ATM BII di Mal Top 100 Tembesi, Sagulung, Batam. Bahkan diketahui, uang tersebut hasil mencari ikan sejak lama.

Singkat cerita, ia pun sampai di ATM BII, kemudian memasukkan kartu ke mesin ATM. Setelah kartu ATM masuk, tiba-tiba mesin tidak bisa diproses.

Dia sempat khawatir dan tak menyangka, kartu ATM-nya bisa tertelan. Ketika hendak keluar dari mesin ATM, tiba-tiba juga ada orang yang berpakaian rapi mirip pegawai bank.

"Setelah ATM saya masukkan kedalam mesinnya itu. Saya pun khawatir pas waktu itu saya mau keluar, tiba-tiba ada orang yang berpakaian rapi mirip pegawai bank langsung masuk juga kedalam ATM. Orangnya itu bilang, kalau kartunya (ATM) tertelan jangan ditinggal sendiri. Langsung hubungi saja teknisinya," kata La Made, saat melapor ke Polsek Sagulung, pagi itu.

Khawatir uangnya hilang. Kemudian, korban pun mengikuti saran pria yang diduga anggota komplotan pelaku penipuan ini. Di mesin ATM itu, tertempel stiker dengan nomor telefon seluler (ponsel) pelaku yang menyamar sebagai teknisi ATM Bank BII. Melalui sambungan telpon, pelaku meminta korban untuk memencet nomor pin ATM.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement