SANAA – Pertempuran sengit terjadi di Sanaa, utara Yaman dekat perbatasan dengan Arab Saudi. Akibatnya, lebih dari 125 pasukan dari kedua belah pihak menjadi korban.
Bentrok terjadi di Provinsi Hajjah, antara pasukan pemberontak gabungan dan tentara propemerintah Yaman. Sedikitnya 40 pemberontak tewas seketika dan 50 orang mengalami luka-luka. Kekalahan perang juga terjadi pada pihak pemerintah, sekira 35 tentara meninggal dan puluhan lainnya terluka.
“Kebanyakan korban terbunuh oleh serangan udara yang diluncurkan koalisi pimpinan Arab Saudi. Kericuhan ini juga menyebabkan kerusakan pada puluhan tank dan kendaraan tempur,” terang seorang saksi mata, seperti dilansir dari Time, Minggu (20/12/2015).
Saksi mata menambahkan, pasukan pemerintah Yaman semakin maju melintasi perbatasan dari wilayah Saudi setelah pelatihan di sana selama berbulan-bulan.
Bentrokan ini sayangnya terjadi bertepatan saat kelompok pemberontak Houthi dan Yemen’s Internationally Recognized Government tengah melakukan perundingan damai dengan Pemerintah Yaman melalui mediasi PBB di Jenewa, Swiss.