SHENZHEN – Bencana tanah longsor melanda Shenzhen, di selatan China. Sebanyak 33 bangunan rubuh dan terkubur. Sebanyak 91 orang dilaporkan hilang hingga Senin pagi.
Agen berita Xinhua, yang dikutip ABC News, Senin (21/12/2015), menyatakan belum ada laporan korban tewas dalam peristiwa tersebut. Namun, sebanyak 59 laki-laki dan 32 perempuan hilang.
Menurut ahli geologi yang diturunkan ke lokasi, longsor terjadi di area sebesar 60 ribu meter persegi. Lumpur setinggi enam meter menutupi lokasi longsor dan bangunan yang rubuh. Lebih dari 900 warga setempat berhasil dievakuasi sebelum longsor terjadi.
Menurut saksi mata, tanah yang longsor berasal dari bekas area penggalian untuk pengerjaan konstruksi. Tanah tersebut menumpuk setinggi 110 dan membentuk sebuah bukit kecil sebagai hasil pengerjaan konstruksi selama dua tahun.
Shenzhen diketahui merupakan sebuah wilayah perumahan yang berada dekat kawasan industri. Dua bangunan yang rubuh dalam peristiwa tersebut merupakan asrama bagi para pekerja.
(Wikanto Arungbudoyo)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.