Pria paruh baya yang baru menjadi wartawan lepas pada 2003 ini memang dikenal senang meliput ke daerah-daerah rawan konflik. Ia pernah meliput di Irak dan telah beberapa kali disandera sejak saat itu.
Terakhir, pada April 2004, Yasuda dikritik masyarakat Jepang karena sering menyusahkan pemerintahnya dengan bepergian ke lokasi perang di negara lain. Sehingga pemerintah harus beberapa kali menebus dan bernegosiasi dengan kelompok teroris maupun pemberontak demi memulangkan kembali dirinya.
Namun begitu, kejadian baru-baru ini, jelas membuktikan bahwa wartawan yang satu itu tidak jera dan terus saja kembali meliput ke daerah konflik yang menjadi favoritnya.
(Emirald Julio)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.