SURABAYA - Sejumlah pohon tumbang saat hujan deras disertai angin kencang mengguyur hampir di seluruh wilayah Kota Surabaya pada Selasa (29/12/2015) malam.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa Perlindungan Masyarakat (Bakesbanglinmas) Kota Surabaya Soemarno mengatakan setidaknya ada empat pohon tumbang, di antaranya di wilayah Sambikerep, Jalan Sikatan, Jalan Ngagel Jalan Selatan. Tak hanya itu, sejumlah wilayah di kota Pahlawan juga terendam banjir.
"Pada lusa lalu juga ada enam pohon tumbang. Pohon tumbang ini merupakan hal biasa. Biasanya disebabkan kondisi pohon yang sudah tua. Kemudian diterpa angin kencang," katanya.
Untuk mengantisipasi agar tidak sampai ada pohon tumbang yang bisa membawa korban jiwa, lanjut dia, pihaknya menggiatkan perampingan dahan. "Siang malam kami sudah maksimal melakukan pemotongan dan perampingan dahan dan ranting pohon," katanya.
Ia menambahkan perampingan dana dan ranting pohon ini dilakukan tidak hanya pada saat musim hujan. Pada musim kemarau kegiatan tersebut rutin dilakukan. Hanya saja, lanjut dia, ketika musim hujan frekuensinya ditingkatkan. Namun, terkadang akibat angin kencang ada saja pohon yang tetap tumbang.
"Kami sejak awal sudah melakukan antisipasi beragam kejadian selama musim hujan. Khususnya pohon tumbang. Kami juga selalu berkoordinasi dengan BMKG (badan meteorologi dan geofisika) untuk pemantauan cuaca. Saat ini (kemarin) kecepatan angin mencapai 45 km/jam," ujarnya.
Terkait sejumlah kawasan yang terendam banjir, Soemarno enggan menyebut hal itu sebagai banjir. Dia lebih tertarik menyebut genangan karena air tersebut hanya menggenang selama beberapa menit saja.