Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

'Keranda Mayat' Surya Paloh dan Jaksa Agung untuk KPK

Feri Agus Setyawan , Jurnalis-Selasa, 05 Januari 2016 |12:13 WIB
'Keranda Mayat' Surya Paloh dan Jaksa Agung untuk KPK
Unjuk Rasa GPGK Sambil Membawa Keranda Mayat (Foto: Feri Setyawan/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Keranda mayat terbalut kain hitam bergambar wajah Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh dan Jaksa Agung, HM Prasetyo digotong oleh massa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Ganyang Korupsi (GPGK).

Keranda tersebut merupakan simbol matinya penegakan hukum dalam penanganan kasus dugaan korupsi Dana Bansos Pemprov Sumatera Utara yang mandek di Kejaksaan Agung.

Koordinator Aksi, Andhika mengatakan, keranda mayat ini sebagai simbol penyerahan kasus Bansos Sumut yang mandek di Kejagung itu kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Teatrikal keranda mayat ini sebagai simbol matinya penegakan hukum. Terutama kasus Dana Bansos yang diduga melibatkan Surya Paloh dan Jaksa Agung," ujar Andhika di depan Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (5/1/2016).

Menurut Andhika, pihaknya masih tetap konsisten menuntut KPK agar berani mengambil alih kasus Bansos Sumut yang sudah menjerat Gubernur Sumut nonaktif Gatot Pujo Nugroho hingga menyeret mantan Sekjen Nasdem Patrice Rio Capella.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement