Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Geledah Rumah Diduga Sarang Teroris di Sampit

Polisi Geledah Rumah Diduga Sarang Teroris di Sampit
Tim anti teror Densus 88 (foto: Okezone)
A
A
A

SAMPIT - Puluhan anggota Brimob dari Detasemen B Pelopor dan Kepolisian Resor Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menggeledah bekas kamar Dian Juni Kurniadi, terduga teroris yang beraksi di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis pagi.

"Penggeledahan ini tindak lanjut dari Mabes Polri. Kami di sini hanya membantu memeriksa kamar ini," kata Kapolres Kotawaringin Timur, AKBP Hendra Wirawan didampingi Komandan Batalyon Detasemen B Pelopor Brimob Polda Kalimantan Tengah, AKBP Lili Marli di Sampit, Sabtu, (16/1/2016).

Penggeledahan dilakukan di mess karyawan PT Charoen Pokphand Jaya Farm di Jalan Jenderal Sudirman km 18 Sampit. Dian atau akrab disapa Inyong, pernah dua tahun jadi mekanik di perusahaan peternakan ayam ini, kemudian berhenti bekerja pada September 2015.

Penggeledahan dilakukan sekitar pukul 08.00 WIB. Tim Antiteror kmasuk dan memeriksa setiap sudut hingga ke plafon kamar tersebut. Selanjutnya tim Inafis melakukan pemeriksaan.

Kamar berukuran sekitar 5x8 meter yang dilengkapi pendingin ruangan itu sebenarnya sudah dihuni karyawan lain, mekanik pengganti Dian. Namun penggeledahan tetap dilakukan untuk mencari kemungkinan ada benda-benda yang diduga terkait aksi teroris yang diduga dilakukan Dian.

Sejumlah benda diamankan di antaranya kabel, benda mirip timer, relay dan lainnya. Benda-benda itu diamankan dan dibawa untuk diperiksa lebih lanjut sebagai barang bukti.

"Ini barang-barang milik kantor tapi dia (Dian) bawa ke rumah. Timer dan lainnya ini ada di sini karena dia memang mekanik dan sehari-hari bergelut dengan alat-alat ini," kata Maskun, mekanik yang kini menempati kamar yang sebelumnya ditempati Dian.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement