Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sederet Fakta Mengejutkan di Balik Perang Vietnam

Rizka Diputra , Jurnalis-Selasa, 02 Februari 2016 |12:40 WIB
Sederet Fakta Mengejutkan di Balik Perang Vietnam
bala tentara AS frustrasi saat berperang di Vietnam
A
A
A

Meski Dibekali Senjata Canggih, Tentara AS Tak Berkutik

Kendati dibekali senjata super canggih yang dibuat dengan spesifikasi maut macam M16, ternyata tak begitu berefek pada performa bala tentara AS dalam perang Vietnam. Banyak cerita jika pasukan AS sangat kesulitan menggunakan senjata ini.

Problem seperti senjata macet, tidak bisa melontar peluru dengan apik, hingga akurasi yang jauh menurun kerap menjadi keluhan para tentara AS di medang perang Vietnam.

Kondisi ini yang membuat tentara AS lebih memilih memunguti senjata AK47 milik pejuang Viet Chong yang sudah mati. Performa yang lebih stabil dan memiliki ketahanan luar biasa menjadi alasan tentara AS menggunakan senjata pabrikan Rusia itu.

Taktik Perang Gerilya Indonesia Diadopsi Vietnam

Indonesia ternyata memiliki peran secara tidak langsung di balik kemenangan yang diraih Vietnam atas AS. Ya, bila dilihat, secara rata-rata kemenangan yang diraih pasukan Viet Chong atas AS ialah melalui perang gerilya.

Kemampuan mematikan Viet Chong ternyata diilhami oleh buku panduan yang ditulis oleh seorang Jenderal militer Indonesia.

Buku berjudul 'Pokok-Pokok Gerilya' karangan Jenderal AH Nasution ternyata jadi buku pegangan para tentara Viet Chong itu.

Memang kalau dilihat dari kondisi geografis,Vietnam memang hampir serupa dengan Indonesia. Sehingga saat teknik perang gerilya diterapkan maka menjadi pukulan hebat bagi bala tentara negeri Paman Sam.

(Syukri Rahmatullah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement