Indonesia dan Libya sendiri sudah cukup lama berhubungan. KBRI di Tripoli mencatat sedikitnya ada 120 warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Libya saat ini.
Namun begitu, dalam hal perdagangan nilainya sempat menurun drastis akibat konflik di negara yang dijuluki bangsa Arab sebagai kebun Allah tersebut. Dari yang tadinya pada 2012, nilai perdagangan dengan Libya mencapai USD576,5 juta, pada 2014 menjadi USD94,45 juta dan pada 2015 semakin menukik ke bawah, yakni sebesar USD28,1 juta.
Padahal kedua negara saling bergantung dalam ekspor impor minyak dan gas bumi, jasa konstruksi, perdagangan dana investasi dan pengiriman tenaga kerja profesional.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.