Sementara, aksi tersebut baru bisa dilaporkan korban yang terikat di pos keamanan selama lima jam setelah ada karyawan lain yang melepaskan ikatannya. "Korban dilepaskan karyawan yang bekerja sekira pukul 07.30 WIB, lalu dia menceritakan perampokan yang dialaminya," ujar Puji.
Pada saat itu, korban dan saksi yang menemukannya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pondok Gede dan Polresta Bekasi Kota. Petugas langsung ke lokasi untuk olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Hasil olah TKP barang berharga yang dicuri tersebut adalah peralatan untuk menunjang alat berat. Dan kami menduga pelaku adalah spesialis perampokan alat berat di ruas jalan tol," ujar Kapolsek Pondok Gede, Kompol Sukadi.
Sukadi mengatakan, para perampo terlihat pintar, karena untuk mencuri sebuah alat elektronik penunjang alat berat dibutuhkan keahlian khusus. Apalagi, peralatan alat berat yang dicuri merupakan alat yang cukup mahal karena harganya berkisar puluhan juta.
Selain itu, kata dia, sebelum melancarkan aksinya, para pelaku diduga sudah mengetahui kondisi lapangan tersebut. Di mana saat mereka beraksi, kondisi rest area hanya dijaga oleh satu orang petugas keamanan.
"Korban masih kami minta keteranganya," ujarnya.
Saat ini, lokasi perampokan sudah dipasang garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.