nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PM Malaysia dan Istri Habiskan Rp200 M untuk Barang Mewah

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 31 Maret 2016 20:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 03 31 18 1350611 pm-malaysia-dan-istri-habiskan-rp200-m-untuk-barang-mewah-57b1vbdbbG.jpg PM Malaysia Najib Razak dan istrinya Rohmah Mansor. (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR – Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak kembali dikaitkan dengan skandal dugaan korupsi setelah surat kabar Wall Street Journal (WSJ) menerbitkan laporan yang menyebutkan bahwa dia dan istrinya Rohmah Mansor menghabiskan USD15 juta atau sekira Rp200 miliar untuk berbelanja barang mewah seperti pakaian, perhiasan, dan mobil.

Laporan dari WSJ tersebut membantah klaim Najib yang mengatakan tidak ada uang yang disimpan dalam rekening pribadinya digunakan untuk kebutuhan pribadi.

Surat kabar Amerika Serikat (AS) itu mengklaim telah melihat dokumen penyelidikan Malaysia yang berisi informasi transfer bank yang memberikan gambaran lengkap aliran uang yang mengalir di rekening Najib dalam lima tahun terakhir.

Menurut penyelidik, sebagian besar uang itu berasal dana negara di perusahaan investasi 1 Malaysia Development Berhad (1MDB).

Rekening tersebut menunjukkan uang sebesar USD15 juta untuk pakaian, perhiasan, dan mobil di toko-toko di AS, Malaysia, Italia, dan di negara-negara lainnya dengan menggunakan kartu kredit yang dibayar melalui salah satu dari beberapa rekening pribadi bank swasta PM Najib yang diduga menerima ratusan juta dolar dana yang diselewengkan dari 1MDB.

WSJ mengklaim dokumen tersebut menunjukkan bahwa uang senilai lebih dari USD1 miliar masuk ke lima rekening milik PM Najib di bank Malaysia AmBank Bhd antara 2011 dan 2015.

Tuduhan ini juga diperkuat dengan kesaksian salah seorang pegawai toko perhiasan De Grisogono cabang Italia yang mengonfirmasi tagihan sebesar 15 ribu Euro atau sekira Rp11,2 miliar untuk belanja istri PM Najib, Rosmah.

Disebutkan juga bahwa selama perjalanan Najib ke Hawaii tahun lalu saat dia bermain golf bersama Presiden AS Barack Obama, kartu kreditnya dibebani tagihan sebesar USD130 ribu di toko Chanel di Honolulu. Seorang pegawai di toko yang terletak di Ala Moanan Centre itu juga membenarkan melihat Rosmah berbelanja di sama sebelum Natal.

Sedangkan perusahaan ritel pakaian mewah Jakel Trading Bhd, dilaporkan menerima lebih dari USD14 juta dari rekening PM Najib antara 2011 sampai 2014.

Penyelidikan ini juga menyeret pimpinan Grup CIMB Holding Bhd, Nazir Razak yang juga merupakan adik dari PM Najib yang diduga menerima hampir USD7 juta dari rekening Najib. Dalam pernyataannya, Nazir mengakui menerima uang tersebut namun dia mengatakan dana itu telah dicairkan kepada politisi partai berkuasa sesuai instruksi ketua partai. 

“Saya tidak tahu bahwa dana ini berasal dari sumber yang lain. Seluruhnya dibayarkan secara tunai kepada berbagai penerima sesuai dengan instruksi dari presiden partai (Najib) dan rekening itu ditutup dengan saldo kosong,” kata Nazir, sebagaimana dilansir IB Times, Kamis (31/3/2016).

Selain aliran dana ini, WSJ juga menyebutkan bahwa sekira USD170 juta masuk ke rekening Najib dari perusahaan offshore yang dibuat seperti sebuah perusahaan keuangan bonafide.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini