Inspeksi perekrutan dan seleksi itu pun dilakukan oleh para perwira polisi pria yang mengomentari penampilan para calon polisi pariwisata.
“Ada laporan yang mengatakan, seorang wanita yang belum lama ini keguguran, dinilai sebagai polisi gendut,” sebut Ocampo, sebagaimana disitat Express, Sabtu (9/4/2016).
“Wanita itu mengatakan, bahwa mereka dilatih untuk jadi anggota polisi, bukan gadis pertunjukan,” tambahnya lagi.
Hingga saat ini, dilaporkan para polisi di kota tersebut, masih keukeuh mogok kerja dan menuntut mundurnya Kepala Kepolisian Meksiko, Rolando Eugenio Hidalgo.
Nama Hidalgo sendiri sempat bikin heboh saat baru menjabat Kepala Polisi dengan membentuk unit polwan yang atraktif di Aguascalientes, di mana para polwan tersebut diwajibkan mengenakan seragam ketat, celana legging dan sepatu boot.
(Baca: Polwan Meksiko Diperintahkan Melucuti Seragam Ketatnya)
Terkait diskriminasi dalam seleksi perekrutan polisi pariwisata tersebut, kritik juga datang dari pengamat keamanan, Jorge Kawas.
“Jelas hal ini merupakan tindakan diskriminasi dan tak ada buktinya bahwa dengan merekrut wanita atraktif, mereka akan melakukan pekerjaan yang lebih baik dari polwan lainnya,” cetus Kawas.
(Randy Wirayudha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.