Menurutnya, upaya penyembuhan terus dilakukan, hingga membawa keponakannya ke salah satu rumah sakit di Kota Palembang, namun tetap saja kondisi kebutaan tetap tidak terhindarkan.
"Ini yang membuat kami kecewa, sebab selama proses penyembuhan dan pengobatan yang dilakukan pihaknya, tidak ada satu pun bentuk perhatian dari pihak sekolah, maupun keluarga siswa yang melakukan pemukulan untuk membantu dan bertanggung jawab," tegasnya.
"Kasus ini pun, telah juga kami laporkan kepada Kepala PGRI Lubuklinggau, agar bisa disampaikan kepada pihak sekolah. Sementara untuk di kepolisian, kita laporkan Senin 11 April lalu dengan no laporan polisi: LP/B-238/IV/2016/Sumsel/Res Linggau," tutur Edi.
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.