Image

Baca Al-Fatihah Tiga Kali, Polisi Berhasil Tangkap Enam Tersangka Narkoba

Taufik Budi, Jurnalis · Rabu, 20 April 2016 - 08:22 WIB
Ilustrasi. (dok.InfoJambi) Ilustrasi. (dok.InfoJambi)

DEMAK - Operasi Bersinar (Berantas Sindikat Narkoba) yang digelar sejak 21 Maret hingga 19 April 2016, tak hanya berisi kerja keras polisi, tetapi juga menyimpan cerita spiritual. Bahkan, penangkapan enam tersangka kasus narkoba pada satu hari yang sama dianggap sebagai prestasi luar biasa.

"Ceritanya begini, operasi ini kan berlangsung selama sebulan. Nah, kita sejak bulan lalu baru menangkap satu tersangka. Padahal, selama operasi ini targetnya lebih dari itu," kata Kabag Ops Polres Demak Kompol Sutomo saat berbincang dengan Okezone.

Sebagai penanggung jawab operasi di Polres Demak, ia lantas memerintahkan Satuan Reserse Narkoba untuk bekerja lebih keras. Bahkan, dia mengirim pesan berantai ke seluruh jajaran pimpinan di polres dan polsek untuk membantu dengan doa.

"Saya kirim pesan singkat ke semua kapolsek, kabag, termasuk Pak Kapolres dan Pak Wakapolres untuk membaca Surat Al-Fatihah tiga kali demi kelancaran tugas Satres Narkoba. Malam itu juga saya minta semua jajaran untuk berdoa," terangnya.

Doa itu pun terkabul. Keesokan harinya atau pada Kamis 14 April 2016, dia menerima kabar bahwa petugas Satres Narkoba berhasil meringkus enam tersangka sekaligus. Mereka ditangkap di lokasi berbeda namun masih memiliki keterkaitan jaringan. Bahkan, seorang bandar yang dibekuk mengaku barang haram yang dijual berasal dari LP Kedungpane Semarang.

"Semula saya sempat malu karena kasus narkoba apalagi dalam operasi di tingkat ini kok cuma satu tersangka. Tapi dengan ada enam tersangka baru ini, menunjukkan polisi khususnya Satres Narkoba telah bekerja maksimal. Kita akan terus kembangkan kasusnya agar bisa memberantas peredaran narkoba hingga akarnya," tegas Sutomo.

Kasat Reserse Narkoba Polres Demak AKP Sigit Pasona menyampaikan, selama Operasi Bersinar polisi menangkap tujuh orang, yakni tiga orang pengguna (SA, JO, dan AN), dua orang kurir (SL dan DT) serta dua orang bandar (YT dan DD). Mereka merupakan warga Kecamatan Guntur, Mranggen, dan Kota Semarang.

"Enam tersangka kami tangkap dalam waktu sehari pada bulan ini, sementara satu tersangka lainnya kami tangkap bulan lalu. Kami masih kembangkan kasus ini karena bandar ini memperoleh sabu. [Baca Juga: Polres Demak 3.500 Kali Kampanye Antinarkoba dalam Sebulan]

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming