Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Luhut Masuk Panama Papers, Ketua DPR Tak Berani Komentar

Qur'anul Hidayat , Jurnalis-Senin, 25 April 2016 |11:24 WIB
Luhut Masuk Panama Papers, Ketua DPR Tak Berani Komentar
Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Nama Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Luhut Binsar Panjaitan, muncul dalam dokumen Panama Papers. Ia diduga memiliki perusahaan bernama, Mayfair International Ltd.

Terkait ini, Ketua DPR RI Ade Komarudin enggan menyampaikan pendapatnya terlalu jauh karena masih mendalami berbagai pemberitaan yang ada terkait hal ini.

"Saya soal itu belum mendalami benar, dan karena belum mendalami saya belum berani komentar," kata pria disapa Akom itu di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (25/4/2016).

Menurut Akom, tingkat kedalaman informasi yang diperoleh belum membuatnya layak untuk mengeluarkan komentar.

"Ya nama-namanya beredar iya. Tapi sekali lagi saya harus konfirmasi kiri-kanan. Saya belum bertemu sumber yang tepat untuk itu. Kalau sudah ketemu tingkat kedalamannya saya akan sampaikan komentar saya," tuntasnya.

Sekadar informasi, Panama Papers adalah bocoran dokumen dari firma hukum Mossack Fonseca. Kantor pengacara yang berbasis di Panama ini terkenal memiliki spesialisasi membuat perusahaan offshore rahasia di kawasan suaka pajak, seperti British Virgin Islands.

Dokumen Mossack Fonseca bocor pada awal 2015 pada surat kabar Jerman, Suddeustsche Zeitung. Koran ini kemudian memutuskan bekerja sama dengan International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ), yang berbasis di Washington, DC, Amerika Serikat. ICIJ lalu mengorganisasi kolaborasi investigasi global dengan hampir 400 jurnalis dari seratus media di seluruh dunia.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement