Gelar Apel Kesetiaan, Warga Jombang Tolak Ormas Pengusung Negara Khilafah

Zen Arivin, Okezone · Sabtu 30 April 2016 23:11 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 30 519 1377113 gelar-apel-kesetiaan-warga-jombang-tolak-ormas-pengusung-negara-khilafah-oDjk5V0MKY.jpg Penolakan terhadap negara khilafah (Zen Arivin/Okezone)

JOMBANG - Ratusan warga Kota Jombang menggelar Apel Kesetiaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di halaman Masjid Agung Baiturahman Jombang, Sabtu (30/4/2016).

Selain itu, mereka juga membacakan deklarasi menuntut pembubaran organisasi massa (ormas) pengusung negara khilafah.

Dalam apel yang dilakukan usai salat dzuhur itu, ratusan anggota Banser terlihat bersemangat mengikuti jalannya acara. Selain itu, hadir pula beberapa ormas diantaranya, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor), Komunitas Tiong Hoa Jombang, dan forum lintas agama. Bahkan, beberapa perwakilan aliran kepercayaan juga ikut dalam apel tersebut.

Ketua GP Ansor Jombang, Zulfikar D Ikhwanto mengatakan, apel kesetiaan sebagai wujud cinta tanah air dari berbagai ormas terhadap kedaulatan NKRI. Sebab, akhir-akhir ini, ada beberapa ormas yang gencar memprovokasi dan bermaksud mendirikan negara dengan sistem khilafah.

"Jangan sampai NKRI terpecah belah hanya karena ada organisasi yang mengusung budaya khilafah. Untuk itu, kami warga Jombang, siap mengawal keutuhan negara hingga titik penghabisan," ujarnya, Sabtu (30/4/2016).

Menurut Zulfikar, gerakan beberapa ormas yang mengajak masyarakat untuk mendirikan negara khilafah, merupakan bentuk makar. Sebab, organisasi tersebut sudah berupaya menghancurkan ideologi bangsa yang sudah dirumuskan para founding father pendiri bangsa.

"Selama ini mereka menggunakan agama sebagai kedok, sehingga masyarakat tertipu. Saya meminta pemerintah segera bersikap. Jangan sampai timbul perpecahan diakar rumput dan menyebabkan terjadinya konflik horisontal diantara masyarakat," imbuhnya.

Selain apel kesetiaan, ratusan warga Kota Jombang juga akan menyisir kawasan Kota Santri dari baner, spanduk maupun poster yang berbau khilafah. Tentunya sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku.

"Sebagai warga Kota Jombang, dengan tegas kami menolak adanya upaya-upaya pelemahan NKRI dan kami siap untuk melawan segala bentuk makar. Kendati mereka menggunakan agama sebagai topeng," terangnya.

Selain menggelar apel, ratusan warga yang didominasi anggota Banser tersebut lantas membacakan penolakan terhadap organisasi yang kerap menggembor-gemborkan untuk mendirikan negara khilafah dan menggantikan Pancasila sebagai ideologi bangsa.

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini