Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bahas Teluk Reklamasi, Menteri Susi Diam-Diam Sambangi KPK

Feri Agus Setyawan , Jurnalis-Selasa, 10 Mei 2016 |22:35 WIB
  Bahas Teluk Reklamasi, Menteri Susi Diam-Diam Sambangi KPK
Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi (foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mendadak menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangan anak buah Presiden Joko Widodo ini, tak diketahui awak media lantaran melalui pintu samping Gedung KPK.

Susi diduga masuk ke dalam markas antirasuah sekira pukul 18.45 WIB. Kehadiran menteri nyentrik ini bertepatan dengan pemeriksaan Gubernur DKl Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam kasus dugaan suap dua Raperda tentang reklamasi Teluk Jakarta.

Menteri Pantau Lokasi Reklamasi Pulau C dan D

Ketua KPK, Agus Rahardjo membenarkan pertemuannya dengan Susi. Menurut dia, pertemuan dengan Susi malam hari ini untuk membahas sejumlah permasalahan, termasuk soal reklamasi di pesisir utara Ibu Kota.

"Bu Susi mengkoordinasi mengenai banyak hal, salah satunya terkait reklamasi Pantai Jakarta," kata Agus saat ditemui usai pertemuan di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/5/2016).

Menteri Pantau Lokasi Reklamasi Pulau C dan D

Mantan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) itu mengungkapkan, bahwa pembahasan juga terkait dengan illegal fishing. Namun, permasalahan reklamasi menjadi pembahasan yang utama.

"Antara lain ya itu (illegal fishing). Banyak hal diperbicarakan. Reklamasi juga dibicarakan," tukas dia.

Seperti diketahui, Susi menjadi sosok yang berseberangan dengan Ahok terkait dengan mega proyek reklamasi 17 pulau buatan di ujung Jakarta. Susi menilai izin yang dikeluarkan Ahok menyalahi prosedur yang ada. Menurut dia, izin reklamasi menjadi kewenangan kementeriannya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement