NANAE – Sudah tiga hari berlalu, Yamato Tanooka belum juga ditemukan. Orangtuanya segera melaporkan hal ini kepada pihak berwajib sejak mengetahui anaknya menghilang dari tempat terakhir mereka menurunkannya, di dalam Hutan Hokkaido, di Kota Nanae, Jepang.
Kepada polisi, orangtuanya menjelaskan bocah tujuh tahun itu hilang saat mereka sedang jalan-jalan naik gunung dan memanen sayuran. Namun diketahui kemudian, bahwa kisah itu cuma rekaan.
Sebenarnya, anak laki-laki itu ditinggalkan dengan sengaja oleh ortunya di hutan, di tengah gunung di Kabupaten Kameda, utara Jepang, yang terkenal dihuni sejumlah beruang liar. Tanooka yang menghilang sejak Sabtu 28 Mei 2015 diturunkan dari mobil, sebagai hukuman karena telah melempari sebuah mobil di pinggir jalan hari itu dengan batu.
Dilansir dari Asian Correspondent, Senin (30/5/2016), ayahnya, Takayuki (44) kembali ke lokasi diturunkannya Tanooka beberapa menit kemudian, tetapi yang dicari sudah tidak berada di sana.
Ratusan petugas telah dikerahkan ke hutan yang dimaksud untuk mencari anak laki-laki yang memakai celana pendek berwarna biru tua, sweter hitam dan sepatu merah tersebut. Sementara itu, orangtuanya harus menjalani investigasi dari pihak kepolisian atas kelalaian mereka dalam menjaga anaknya.
(Silviana Dharma)